product

Hammock

Apa itu Hammock?

Hammock adalah sebutan untuk ayunan yang terbuat dari kain, menggunakan bahan kain pilihan tentunya, sehingga sangat kuat untuk menahan beban orang yang duduk diatasnya atau tiduran diatasnya. Biasanya bisa kuat menahan beban seberat kurang lebih 200kg, namun itu tergantung dengan kualitas bahan kain dan tali yang digunakan. Di Indonesia, nama hammock mungkin belum banyak dikenal atau bahkan digunakan. Taunya hanya ayunan yang dipakai saat naik gunung atau santai di pantai. Hammock kini banyak digunakan oleh para pecinta alam sebagai pengganti tenda.

Hal ini dikarenakan hammock memiliki bobot yang ringan dan relatif lebih mudah untuk dipasang maupun dibawa. Selain itu tidur di hammock lebih empuk dan nyaman dibandingkan dengan tidur di tenda dengan alas seadanya (bakalan lebih nyaman tidur di tenda apabila alasnya pake kasur busa kos-kosan).

Sejarah hammock?

Antropolog banyak yang percaya bahwa Hammock ditemukan sekitar 1.000 tahun sebelum colombus menemukan Amerika, di mana masyarakat adat Maya dan lainnya membuat hammock mereka dari kulit pohon atau serat tanaman. Hammock menawarkan perlindungan dari tanah, ular, tikus dan makhluk beracun lainnya. Menurut sejarah pada abad ke-16 para penjelajah akan menempatkan bara panas atau api kecil di bawah tempat tidur gantung mereka untuk tetap hangat atau menangkal serangga saat mereka tertidur.

Diperkirakan bahwa Columbus dan anak buahnya menjadi orang Eropa pertama yang melihat dan merasakan tempat tidur gantung ketika secara luas di kalangan masyarakat Taino dari Bahama dan sebagian Amerika Selatan. Mereka membawa beberapa contoh jaring tidur anyaman kembali ke Spanyol. Selama masa kolonial, orang Spanyol dan Eropa lainnya membawa kapas, kanvas dan kain lainnya ke Dunia Baru, banyak yang akhirnya digunakan oleh penenun hammock tradisional bersama dengan lebih banyak bahan. Pero de Magalhães Gandavo, penulis sejarah kolonial, Brasil menulis pada tahun 1570. “Sebagian besar tempat tidur di Brasil tempat tidur gantung, tergantung di rumah dari dua kabel. “ Pada pertengahan abad ke-16, angkatan laut Inggris dan Spanyol telah mengadopsi tempat tidur gantung sebagai tempat tidur utama mereka di dek tidur. Pelaut memakai hammock karena lebih nyaman digunakan di laut lepas dan pastinya lebih aman digunakan apabila tiba-tiba terjatuh karena hantaman ombak dibanding bunkbed biasa, termasuk selama Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Dari Perang Saudara hingga Perang Vietnam, anggota Angkatan Laut AS juga menggunakan tempat tidur gantung untuk tidur di mana saja.

Bagaimana? setelah membaca celotehan di atas anda paham? Saya tebak anda pasti tambah bingung, apalagi itu ada Sejarah hammock juga, dijamin deh anda tambah bingung. Intinya itu Ayunan yang dipakai santai oleh para pecinta alam itu disebut dengan nama Hammock. Namun hammock ini bisa dipakai oleh siapa saja, tidak hanya dipakai oleh pecinta alam. Pecinta alam memakai hammock memang karena mudah saat membawanya, dan juga nyaman saat ditempatinya.